Indo News Room – 25 Juli 2026 | Polusi udara di Jakarta semakin parah saat musim kemarau. Namun, apa penyebabnya? Kualitas udara sangat bergantung pada cuaca dan perubahan iklim. Pada musim kemarau, polusi udara semakin parah karena pembakaran bahan bakar fosil meningkat, sementara curah hujan yang lebih sedikit mengurangi kemampuan udara untuk membersihkan diri.
Penyebab Polusi Udara di Jakarta Semakin Parah
1. Pembakaran Bahan Bakar Fosil
Pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak tanah dan gas elpiji meningkat pada musim kemarau. Hal ini karena penggunaan listrik dan energi lainnya lebih tinggi, sehingga kebutuhan bahan bakar fosil juga meningkat.
2. Kadar Polusi Udara
Kadar polusi udara di Jakarta semakin tinggi pada musim kemarau. Hal ini karena polusi udara yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil tidak dapat membersihkan diri dengan baik.
Bagaimana Mengatasi Polusi Udara di Jakarta?
1. Menggunakan Energi Terbarukan
Menggunakan energi terbarukan seperti energi surya dan angin dapat mengurangi kebutuhan bahan bakar fosil.
2. Mengurangi Emisi Gas
Mengurangi emisi gas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.
3. Meningkatkan Penanaman Pohon
Meningkatkan penanaman pohon dapat membantu membersihkan udara dengan lebih baik.
| Tahun | Kadar Polusi Udara (ppm) |
|---|---|
| 2015 | 50 |
| 2020 | 70 |
- Gunakan transportasi umum atau bersepeda untuk mengurangi emisi gas.
- Mengurangi penggunaan listrik dan energi lainnya.
- Meningkatkan penanaman pohon di sekitar rumah.



