HomeOlahraga NasionalBunuhlah Argentina! Profil Inggris Ranking FIFA Berapa Kali Menang vs Argentina

Bunuhlah Argentina! Profil Inggris Ranking FIFA Berapa Kali Menang vs Argentina

Date:

Indo News Room – 13 Juli 2026 | Bunuhlah Argentina, itu kata yang paling tepat untuk menggambarkan kekuatan tim nasional Inggris di Piala Dunia. Profil Inggris di Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan utama di kalangan penggemar sepak bola karena kekuatan mereka yang tak terbantahkan. Namun, sebuah pertanyaan yang muncul di benak banyak orang adalah berapa kali Inggris menang melawan Argentina dalam sejarah Piala Dunia?

Profil Timnas Inggris

Inggris memiliki sejarah panjang dan kaya dalam sepak bola. Mereka telah memenangkan Piala Dunia sekali, yaitu pada tahun 1966, dan telah menjadi salah satu tim kuat di Eropa. Dalam Piala Dunia 2026, mereka memiliki skuad yang kuat dan siap menghadapi berbagai lawan.

Baca juga:
Pertandingan Hasil
Inggris vs Argentina (Piala Dunia 1966) Inggris menang 1-0
Inggris vs Argentina (Piala Dunia 1986) Argentina menang 2-1
Inggris vs Argentina (Piala Dunia 2018) Argentina menang 2-1

Rekor Menang Inggris vs Argentina

Inggris telah menang 1 kali melawan Argentina dalam sejarah Piala Dunia. Pertandingan tersebut terjadi pada tahun 1966, saat Inggris memenangkan Piala Dunia. Sementara itu, Argentina telah menang 2 kali melawan Inggris dalam sejarah Piala Dunia.

Baca juga:
  • Inggris memiliki kekuatan yang tak terbantahkan di Piala Dunia 2026.
  • Profil Inggris di Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan utama di kalangan penggemar sepak bola.
  • Inggris telah menang 1 kali melawan Argentina dalam sejarah Piala Dunia.

Terakhir, Inggris akan berusaha untuk memenangkan Piala Dunia lagi dengan kekuatan tim yang tak terbantahkan. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang profil Inggris di Piala Dunia 2026, silakan membaca artikel ini sampai habis!

Baca juga:
Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related