Indo News Room – 26 Juni 2026 | EPR Jadi Kunci Produsen Baterai Mobil Listrik Harus Tanggung Jawab Limbah, tapi apa itu EPR dan bagaimana cara menerapkannya?
Definisi EPR
Extended Producer Responsibility (EPR) adalah suatu konsep yang mengharuskan produsen untuk bertanggung jawab atas produknya hingga akhir masa pakai. Dalam konteks baterai mobil listrik, EPR berarti produsen harus bertanggung jawab atas pengumpulan dan pengelolaan baterai bekas.
Manfaat EPR
EPR memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Mengurangi limbah baterai
- Meningkatkan efisiensi penggunaan baterai
- Menjaga kesinambungan pasokan material daur ulang
- Mengurangi biaya pengelolaan limbah baterai
Cara Menerapkan EPR
Untuk menerapkan EPR, produsen harus melakukan beberapa hal, antara lain:
- Mengidentifikasi jenis produk yang akan direspons
- Mengembangkan sistem pengumpulan dan pengelolaan limbah
- Mengatur biaya respons
- Mengawasi kegiatan respons
Tantangan EPR
EPR juga memiliki beberapa tantangan, antara lain:
- Mengidentifikasi jenis limbah yang harus direspons
- Mengembangkan sistem pengumpulan dan pengelolaan limbah yang efektif
- Mengatur biaya respons yang sesuai
Kesimpulan
EPR adalah suatu konsep yang penting untuk menjaga lingkungan hidup dan meningkatkan efisiensi penggunaan baterai. Produsen harus bertanggung jawab atas produknya hingga akhir masa pakai dan harus menerapkan EPR dengan baik.
FAQ
Apakah EPR hanya berlaku untuk baterai mobil listrik?
Tidak, EPR dapat berlaku untuk berbagai jenis produk.
Bagaimana cara menerapkan EPR?
Produsen harus mengidentifikasi jenis produk yang akan direspons, mengembangkan sistem pengumpulan dan pengelolaan limbah, mengatur biaya respons, dan mengawasi kegiatan respons.



