Indo News Room – 11 April 2026 | Eks kapten Barcelona abaikan larangan Cesc Fabregas, tetap yakin Como lolos Liga Champions menjadi sorotan utama dunia sepak bola Italia menjelang akhir musim 2025-2026. Gelandang veteran asal Spanyol, Sergi Roberto, menegaskan keyakinannya bahwa tim I Lariani dapat menembus zona UEFA Champions League meski ada peringatan keras dari mantan pelatih mereka, Cesc Fabregas. Pernyataan ini menambah dinamika persaingan di Serie A, terutama bagi klub-klub yang bersaing di papan atas.
Sejarah Kembalinya Como ke Serie A
Como 1907 kembali mengukir sejarah pada musim 2024-2025 setelah dua dekade absen dari Serie A. Pada musim tersebut, klub menempati posisi ke-10, berhasil mengamankan tempat di kasta tertinggi liga Italia. Kembalinya Como ke Serie A tidak lepas dari strategi rekrutmen yang cermat, pengembangan akademi, serta investasi infrastruktur yang signifikan. Prestasi tersebut menjadi landasan bagi ambisi klub pada musim berikutnya.
Eks Kapten Barcelona Sergi Roberto dan Keyakinannya
Setelah mengakhiri kariernya di Barcelona, Sergi Roberto bergabung dengan Como pada Januari 2023. Sebagai pemain tengah yang memiliki pengalaman di level tertinggi Eropa, Roberto tidak hanya memberikan kontribusi di lapangan, tetapi juga menjadi pemimpin moral bagi skuad muda. Ia menegaskan bahwa “Masuk ke Liga Champions berarti membuat sejarah” dan menambah tekad tim untuk menempati posisi keempat yang merupakan ambang batas zona Champions League.
Faktor-faktor Pendukung Kesuksesan Como
- Konsistensi taktik: Pendekatan taktis yang disiplin dan fleksibel membuat Como mampu menyesuaikan diri melawan lawan yang lebih kuat.
- Kedalaman skuad: Kedatangan pemain-pemain berpengalaman seperti Roberto menambah kualitas di lini tengah.
- Manajemen klub: Kebijakan transfer yang selektif dan pengembangan pemain muda memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Cesc Fabregas: Peringatan yang Ditepis
Di sisi lain, Cesc Fabregas, yang menjabat sebagai kepala pelatih sekaligus arsitek taktik tim, telah memberikan peringatan sejak awal tahun tentang bahaya mengarungi mimpi besar tanpa fondasi yang kuat. Ia menegaskan bahwa fokus utama harus pada setiap pertandingan, bukan sekadar membayangkan gelar Champions. Fabregas bahkan secara terbuka menyentil winger Nicolas Kuehn yang dianggap terlalu optimis tentang peluang masuk zona Liga Champions.
Kutipan Fabregas tentang Realitas Kompetitif
“Saya tahu ambisinya dengan baik, tetapi kami tidak boleh berpikir bahwa kita lebih kuat dari AC Milan, Inter Milan, dan Napoli. Mungkin di masa depan kami bisa membicarakan hal tersebut. Namun, hari ini tantangan sebenarnya adalah melawan diri kami sendiri,” ujar Fabregas dalam konferensi pers yang berlangsung di Stadion San Siro.
Perbandingan Performa Como 2024/25 vs 2025/26
| Musim | Posisi Akhir | Poin | Gol | Target |
|---|---|---|---|---|
| 2024/25 | 10 | 48 | 55 | Stabil di Serie A |
| 2025/26 (sementara) | 4 | 58 | 67 | Zona Champions League |
Data di atas menunjukkan lonjakan signifikan dalam poin dan produktivitas gol, yang memperkuat argumen Roberto bahwa Como berada pada jalur yang tepat untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Analisis Statistik Kunci Tim
Berikut adalah beberapa statistik utama yang menyoroti perkembangan tim dalam enam bulan terakhir:
- Penguasaan bola: Meningkat dari 48% menjadi 55%.
- Tembakan tepat sasaran per pertandingan: Dari 4,2 menjadi 6,1.
- Rasio kemenangan di laga kandang: 78% (13 kemenangan dari 17 laga).
Statistik ini menegaskan bahwa tim tidak hanya bermain lebih agresif, tetapi juga lebih efisien dalam mengkonversi peluang menjadi gol.
Reaksi Penggemar dan Media
Para pendukung Como, yang dikenal dengan sebutan “Lariani”, memberikan dukungan penuh melalui media sosial. Hashtag #ComoChampions menjadi tren di Italia pada minggu pertama September 2026. Sementara itu, media nasional menyoroti pernyataan Roberto sebagai contoh kepemimpinan yang memotivasi.
Internal Link ke Konten Lain
Baca selengkapnya di artikel Kami tentang Perjalanan Como di Serie A serta Analisis Taktik Cesc Fabregas di klub-klub Eropa.
Strategi Menghadapi Kompetisi Besar
Untuk menembus zona Liga Champions, Como harus mengatasi beberapa tantangan kritis:
- Stabilitas pertahanan: Mengurangi kebobolan di laga tandang.
- Kedalaman bench: Menyiapkan pemain cadangan yang siap mengisi peran bila starter cedera.
- Manajemen mental: Menjaga fokus tim agar tidak terjebak dalam tekanan ekspektasi.
Jika ketiga aspek ini dikelola dengan baik, peluang Como untuk mengamankan tiket Champions League akan semakin besar.
Kesimpulan
Eks kapten Barcelona abaikan larangan Cesc Fabregas, tetap yakin Como lolos Liga Champions mencerminkan dinamika internal tim yang kuat. Meskipun Fabregas menekankan pentingnya realisme, keyakinan Sergi Roberto memberikan semangat tambahan bagi skuad. Dengan performa statistik yang terus membaik, posisi keempat di klasemen Serie A, serta dukungan fanatik, Como berada pada posisi yang menguntungkan untuk menembus zona Champions League pada akhir musim 2025-2026.
FAQ
- Apa posisi Como dalam klasemen Serie A saat ini?
- Como menempati posisi keempat, yang merupakan batas bawah zona Liga Champions.
- Siapa yang memberikan peringatan kepada pemain Como?
- Cesc Fabregas, pelatih sekaligus mantan pemain bintang Barcelona, memberikan peringatan agar tim tidak terlalu berfantasi.
- Berapa poin yang telah diraih Como pada musim 2025/26?
- Sejauh ini, Como telah mengumpulkan 58 poin.
- Apakah ada pemain muda yang menonjol di tim ini?
- Winger Nicolas Kuehn menjadi sorotan karena potensinya, meski ia juga menjadi objek kritik Fabregas.
- Bagaimana peluang Como untuk lolos Liga Champions?
- Dengan performa yang terus meningkat, statistik yang mendukung, dan posisi klasemen yang berada di zona Champions, peluang Como sangat terbuka.



