HomeEkonomi GlobalPopuler Purbaya Heran Fiskal RI Disorot-Ekonomi Tak Seburuk di Medsos

Populer Purbaya Heran Fiskal RI Disorot-Ekonomi Tak Seburuk di Medsos

Date:

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Menkeu Yudhi Sadewa, atau Purbaya, menegaskan bahwa perekonomian nasional menunjukkan kekuatan di sektor riil dan konsumsi domestik. Meskipun gejolak ekonomi global menekan banyak negara, kinerja ekonomi Indonesia tetap relatif baik. Purbaya mengungkapkan keheranannya atas sorotan lembaga pemeringkat global terhadap defisit fiskal Indonesia, yang dinilainya belum mencapai 3 persen dan jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara lain.

Purbaya Klaim Ekonomi Riil Kuat

Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen dan inflasi Mei 2026 terkendali di angka 3,08 persen. Neraca perdagangan mencatatkan surplus selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026, dan cadangan devisa memadai setara 5,6 bulan impor. Aktivitas ekonomi yang solid juga tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai hampir 12 persen pada Mei 2026.

Baca juga:

Purbaya Heran Fiskal RI Disorot

Purbaya membandingkan kondisi fiskal Indonesia dengan negara lain, menyoroti bahwa banyak negara sudah memiliki defisit di atas 3 persen, seperti Amerika Serikat (5 persen), serta rasio utang yang jauh lebih tinggi. Jerman memiliki rasio utang di atas 60 persen, Amerika Serikat 100 persen, dan Jepang mencapai 275 persen.

Baca juga:

Tabel Komparasi Defisit Fiskal Negara-negara

Negara Defisit Fiskal (%) Rasio Utang (%)
Amerika Serikat 5 100
Jerman 60 150
Jepang 275 300

Purbaya optimistis defisit 2026 akan tetap di bawah 3 persen, di tengah tekanan harga minyak dan beban subsidi BBM dan listrik.

Baca juga:

Kesimpulan

Purbaya menegaskan bahwa perekonomian nasional menunjukkan kekuatan di sektor riil dan konsumsi domestik. Meskipun gejolak ekonomi global menekan banyak negara, kinerja ekonomi Indonesia tetap relatif baik.

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kejagung Sita Aset Tersangka Aseng: Kasus IUP Tambang Terbaru

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Kejagung...

Dasco Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Dirut Pertamina Bahas Ancaman PHK

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Dasco...

Pelanggan Pekanbaru Sukses Menangkan Paket Umrah yang Penuh Dengan Hadiah

Indo News Room – 23 Juni 2026 | Pelanggan...