HomeBeritaRatusan Mahasiswa USU Aksi di DPRD Sumut Tagih 19 Juta Lapangan Kerja

Ratusan Mahasiswa USU Aksi di DPRD Sumut Tagih 19 Juta Lapangan Kerja

Date:

Indo News Room – 15 Juni 2026 | Ratusan mahasiswa USU melakukan unjuk rasa di depan DPRD Sumut, menuntut evaluasi program pemerintah, transparansi anggaran, dan isu lapangan kerja. Mereka menagih 19 juta lapangan kerja yang belum terpenuhi.

Isu Lapangan Kerja

Isu lapangan kerja menjadi salah satu fokus utama dalam unjuk rasa tersebut. Mahasiswa USU meminta pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam menciptakan lapangan kerja yang layak.

Baca juga:

Rincian Tuntutan

  • Evaluasi program pemerintah
  • Transparansi anggaran
  • Peningkatan lapangan kerja

Untuk memecahkan masalah lapangan kerja, pemerintah perlu meningkatkan investasi di sektor pendidikan dan pelatihan. Selain itu, pemerintah juga perlu memperbaiki regulasi dan kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

Langkah Pemerintah

Pemerintah telah mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan lapangan kerja, seperti meningkatkan investasi di sektor infrastruktur dan meningkatkan dukungan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Namun, masih banyak yang perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja yang besar.

Baca juga:
No Langkah Pemerintah Hasil
1 Meningkatkan investasi di sektor infrastruktur Penambahan lapangan kerja di sektor konstruksi
2 Meningkatkan dukungan untuk UKM Penambahan lapangan kerja di sektor UKM

Kesimpulan dari unjuk rasa tersebut adalah bahwa pemerintah perlu meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam menciptakan lapangan kerja yang layak. Mahasiswa USU berharap bahwa pemerintah akan mengambil langkah konkrit untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja yang besar.

FAQ

Apa yang menjadi tuntutan utama dalam unjuk rasa tersebut?

Tuntutan utama dalam unjuk rasa tersebut adalah evaluasi program pemerintah, transparansi anggaran, dan isu lapangan kerja.

Baca juga:

Apa yang perlu dilakukan pemerintah untuk memecahkan masalah lapangan kerja?

Pemerintah perlu meningkatkan investasi di sektor pendidikan dan pelatihan, memperbaiki regulasi dan kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja, dan meningkatkan dukungan untuk UKM.

Telmo Polak Awuf
Telmo Polak Awuf
Dibesarkan di antara derak ketik cepat dan aroma tinta, Telmo Polak Awuf menganggap kucingnya lebih berwawasan sejarah daripada kebanyakan dosen. Tahun 2022, ia menukar mikrofon ruang redaksi dengan pena, menulis dari Surabaya sambil sesekali mengintip buku-buku sejarah yang lebih tebal daripada menu makanan kucingnya. Hasilnya? Karya yang menggabungkan fakta kuno dengan candaan modern, cocok dibaca sambil menunggu kucingnya selesai menguasai dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Revitalisasi Arsitektur Asia Tenggara: UI dan Tongji University

Indo News Room – 15 Juni 2026 | UI...

Prabowo Minta Bantuan Jerman untuk Selesaikan IEU-CEPA

Indo News Room – 15 Juni 2026 | IEU-CEPA,...

Menggugat dan Mengadukan: 8 Tuntutan Aliansi Surabaya yang Membangkitkan Semua

Indo News Room – 15 Juni 2026 | Banyaknya...