Indo News Room – 22 Mei 2026 | Pasar saham Indonesia berhasil pulih sebesar 0,30% pada sesi pertama perdagangan Jumat (22/5/2026), dengan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup di 6.113,442.
Sekaligus, 3 saham besar masih terus tertekan, tetapi sektor komoditas dan energi berhasil menjadi penopang di tengah tekanan ini.
Pengaruh Saham Besar terhadap IHSG
Saham-saham besar yang masih terus tertekan adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Perlu diingat bahwa saham-saham besar ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indeks IHSG.
Penopang IHSG
Sektor komoditas dan energi berhasil menjadi penopang IHSG pada hari ini.
Hal ini dapat dilihat dari peningkatan harga komoditas seperti minyak dan gas.
Tren Pasar
Tren pasar saham Indonesia masih terus tidak jelas.
Perlu diingat bahwa pasar saham sangat rentan terhadap berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global dan politik.
- Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup di 6.113,442.
- 3 saham besar masih terus tertekan.
- Sektor komoditas dan energi berhasil menjadi penopang IHSG.
| Saham | Pengaruh terhadap IHSG |
|---|---|
| PT Astra International Tbk (ASII) | Signifikan |
| PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) | Signifikan |
| PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) | Signifikan |
Kesimpulan
Pasar saham Indonesia masih terus tidak jelas.
Perlu diingat bahwa pasar saham sangat rentan terhadap berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global dan politik.



