Indo News Room – 11 Mei 2026 | Nenek Jumaria, wajah haji Indonesia yang membawa harapan terus bersemi. Ia adalah seorang nenek yang telah berusia hampir 70 tahun, tetapi masih memiliki semangat yang tinggi untuk berhaji di Makkah Route Saudi. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia dan di seluruh dunia.
Perjuangan Nenek Jumaria
Nenek Jumaria adalah seorang nenek yang tinggal di desa Kuru Sumange, Kecamatan Tanralili, Maros, Sulawesi Selatan. Ia tinggal sendiri di rumah yang letaknya di tengah sawah. Untuk mencapai tujuan haji, Nenek Jumaria harus mengumpulkan uang dengan berkebun dan bekerja di sawah.
- Nenek Jumaria berkebun dan bekerja di sawah untuk mengumpulkan uang.
- Ia menjual hasil panennya dan menyimpan uang hasil penjualan.
- Nenek Jumaria juga bekerja di kebun milik orang lain dan menyimpan uang hasil kerjanya.
Tekad Nenek Jumaria
Tekad Nenek Jumaria untuk berhaji tidak pernah surut. Ia berusaha keras untuk mengumpulkan uang dan menyimpannya di berbagai tempat. Nenek Jumaria bahkan menyimpan uang di bawah tempat tidurnya dan menutupinya dengan kain-kain bekas agar tidak diketahui orang lain.
| Tahun | Uang Tabungan |
|---|---|
| 2020 | Rp 50.000 |
| 2021 | Rp 100.000 |
| 2022 | Rp 200.000 |
Kesimpulan
Kisah Nenek Jumaria menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia dan di seluruh dunia. Ia menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat dan perjuangan yang keras, kita dapat mencapai tujuan yang kita inginkan. Nenek Jumaria adalah contoh yang baik bagi kita semua untuk tidak menyerah dan terus berusaha untuk mencapai tujuan kita.



