Indo News Room – 22 April 2026 | Satgas Damai Cartenz menembak seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melawan saat penangkapan di Kampung Wuyuki, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada 20 April 2026. Insiden ini menegaskan komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata serta upaya perlindungan masyarakat Papua.
Satgas Damai Cartenz tembak anggota KKB di Puncak Jaya
Menurut keterangan resmi Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, penindakan tersebut dilakukan setelah proses pemantauan intensif yang mengidentifikasi keberadaan target. Saat petugas hendak mengamankan target, anggota KKB berinisial OE alias ME (juga dikenal sebagai Oni Enumbi) berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, memaksa aparat mengeluarkan tembakan sesuai prosedur.
Kronologi peristiwa
- 20/04/2026, pukul 15.45 WIT – Tim Satgas Damai Cartenz melakukan patroli di wilayah Wuyuki dan mendeteksi keberadaan OE melalui intelijen lapangan.
- 15.55 WIT – Tim mendekati rumah target dan memberi perintah surrender. OE menolak dan mencoba melarikan diri menuju hutan.
- 16.10 WIT – OE menembakkan senjata api ke arah petugas, memicu respons tembakan balasan.
- 16.15 WIT – OE terluka di ketiak kanan, peluru menembus sampai ke bagian belakang badan.
- 16.20 WIT – OE dievakuasi menggunakan helikopter medis ke RSUD Mulia.
- 17.30 WIT – OE dinyatakan meninggal dunia setelah upaya penyelamatan gagal.
Profil target DPO: OE alias ME / Oni Enumbi
OE tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Jaya sejak 25 April 2024, terkait dengan penembakan yang menewaskan Sertu Anumerta Ismunandar pada 17 Maret 2024. Ia merupakan anggota kunci dalam jaringan KKB yang dipimpin oleh Lekagak Talenggen dan terlibat dalam beberapa aksi penembakan terhadap aparat keamanan.
| Data | Informasi |
|---|---|
| Nama Alias | OE / ME / Oni Enumbi |
| Daftar Pencarian | DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim |
| Kasus Utama | Penembakan Sertu Anumerta Ismunandar (17/03/2024) |
| Status Penangkapan Sebelumnya | Ditangkap 27/11/2024, melarikan diri saat konflik suku |
| Lokasi Terakhir | Kampung Wuyuki, Distrik Mulia, Puncak Jaya |
Reaksi aparat dan langkah selanjutnya
Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur telah sesuai prosedur standar operasional. Ia menambahkan bahwa Satgas terus melakukan pengembangan intelijen untuk mengungkap jaringan KKB lain di wilayah tersebut.
- Penguatan patroli gabungan antara Polri, TNI, dan Satgas Damai Cartenz di seluruh distrik Puncak Jaya.
- Penambahan unit medis lapangan untuk penanganan korban tembak secara cepat.
- Peningkatan koordinasi dengan masyarakat melalui forum dialog keamanan‑keamanan.
- Pelacakan jaringan finansial KKB guna memutus sumber pendanaan.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat. Ia mengingatkan pentingnya peran serta warga dalam memberikan intelijen yang dapat mempercepat penindakan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang operasi keamanan di Papua, baca juga artikel “Operasi Damai Cartenz di Papua” dan “Strategi Penanggulangan KKB di Tanah Papua”.
Kesimpulan
Penembakan terhadap OE menunjukkan bahwa Satgas Damai Cartenz memiliki kemampuan respons cepat dan prosedur yang jelas dalam menghadapi ancaman KKB. Meskipun target berhasil dilumpuhkan, peristiwa ini menyoroti tantangan keamanan yang masih tinggi di Puncak Jaya. Upaya berkelanjutan dalam intelijen, kolaborasi lintas lembaga, serta dukungan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas jangka panjang.
FAQ
Apakah Satgas Damai Cartenz memiliki wewenang khusus? Ya, Satgas dibentuk oleh Polri dengan mandat khusus untuk menanggulangi ancaman KKB di Papua.
Apa yang menjadi penyebab utama konflik KKB di Puncak Jaya? Konflik dipicu oleh persaingan sumber daya alam, ketegangan etnis, serta kurangnya kehadiran negara di daerah terpencil.
Bagaimana prosedur penanganan DPO yang melawan saat penangkapan? Petugas wajib mengikuti prosedur penggunaan senjata secara proporsional, memberikan peringatan, dan melakukan evakuasi medis secepatnya.
Apakah ada upaya rehabilitasi bagi mantan anggota KKB? Pemerintah Papua sedang mengembangkan program deradikalisasi yang mencakup pelatihan kerja dan konseling psikologis.



