Indo News Room – 10 Agustus 2026 | Kebakaran hutan di Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, telah meluas dan memerlukan penanganan yang cepat dan efektif. Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan, meminta pemerintah untuk memanfaatkan teknologi drone untuk memantau titik api secara real-time.
Pemantauan Melalui Drone
Pemantauan melalui drone dapat membantu mengurangi risiko terhadap personel yang bertugas di lapangan. Selain itu, data dari drone juga dapat menjadi dasar penentuan prioritas sasaran water bombing agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Koordinasi Antarlembaga
Daniel juga meminta koordinasi antarlembaga diperkuat agar tidak ada tumpang tindih maupun titik yang luput dari pemadaman. Pemerintah pusat juga diminta memastikan kecukupan anggaran serta dukungan logistik bagi personel di lapangan.
Evaluasi Mitigasi Kebakaran Hutan
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat luas kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran meluas. Luas lahan yang terbakar kini mencapai 520 hektare.
Tabel Perbandingan Luas Kawasan Terdampak
| Tanggal | Luwasan Kawasan Terdampak (Hektar) |
|---|---|
| Minggu (9/8) | 520 |
| Sabtu (8/8) | 176 |
Bulletin Data Kebakaran Hutan
- Luas kawasan terdampak: 520 hektare
- Penyebab: Hembusan angin kencang
- Tindakan: Operasi pemadaman dilakukan secara sistematis dan didukung penuh oleh teknologi



