Indo News Room – 05 Agustus 2026 | Transaksi judi online selama Piala Dunia 2026 telah mencapai Rp1,02 triliun, menurut laporan dari PPATK. Jumlah ini memperlihatkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, industri judi online telah berkembang pesat di Indonesia, dengan banyak operator online yang menawarkan berbagai jenis permainan.
Analisis Transaksi Judi Online
Transaksi judi online selama Piala Dunia 2026 mencapai Rp1,02 triliun, dengan kebanyakan pengguna menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Laporan ini menunjukkan bahwa industri judi online masih berkembang pesat di Indonesia, meskipun masih dihadapkan pada tantangan regulasi.
Domestic Market vs. International Market
Domestic market merupakan sumber utama dari transaksi judi online selama Piala Dunia 2026, dengan kontribusi sekitar 90% dari total transaksi. International market, di sisi lain, hanya menyumbang sekitar 10% dari total transaksi.
Tabel Komparasi Transaksi Judi Online
| Year | Transaksi Judi Online (Rp) |
|---|---|
| 2022 | 500 Miliar |
| 2023 | 800 Miliar |
| 2024 | 1,02 Triliun |
Bulletin Pergerakan Transaksi Judi Online
- Transaksi judi online meningkat secara signifikan selama Piala Dunia 2026.
- Domestic market merupakan sumber utama dari transaksi judi online.
- QRIS digunakan sebagai metode pembayaran oleh kebanyakan pengguna.
Pertumbuhan industri judi online di Indonesia diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, meskipun masih dihadapkan pada tantangan regulasi.
Ringkasan: Transaksi judi online selama Piala Dunia 2026 telah mencapai Rp1,02 triliun, dengan kebanyakan pengguna menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Industri judi online di Indonesia diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.



