Indo News Room – 22 Juli 2026 | Kondisi lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, telah kembali lancar setelah Dishub DKI Jakarta menutup sejumlah putaran balik (U-turn) di kawasan tersebut. Tetapi, apa yang menyebabkan kemacetan parah sebelumnya?
Mengapa Macet Bongkar Muat Kontainer?
Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Cakung-Cilincing disebabkan oleh tingginya aktivitas impor yang tidak sebanding dengan arus ekspor. Hal ini menyebabkan peti kemas menumpuk di kawasan pelabuhan dan depo, sehingga memicu antrean panjang truk yang berdampak pada lalu lintas.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengatasi Kemacetan
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing. Pihaknya menutup sejumlah putaran balik (U-turn) di kawasan tersebut dan mengarahkan truk menuju Terminal Tanah Merdeka sebagai lokasi penampungan sementara.
Data dan Fakta tentang Kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing
| Fakta | Detail |
|---|---|
| Kondisi Lalu Lintas | Lancar |
| Jumlah U-turn yang Ditutup | Beberapa |
| Jumlah Truk yang Terdampak | Banyak |
Rincian Rekayasa Lalu Lintas
- Pihak Dishub DKI Jakarta menutup sejumlah putaran balik (U-turn) di kawasan Jalan Raya Cakung-Cilincing.
- Mengarahkan truk menuju Terminal Tanah Merdeka sebagai lokasi penampungan sementara.
- Menggunakan sekitar 75 personel untuk mengatur lalu lintas.
Kesimpulan
Kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing telah kembali lancar setelah Dishub DKI Jakarta menutup sejumlah putaran balik (U-turn) di kawasan tersebut. Pihaknya berharap kapasitas penampungan depo milik Pelindo dapat ditingkatkan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.



